Topan Husain. Diberdayakan oleh Blogger.

Rokok dan Kehidupan

Berhala Baru Tuhan Sembilan Senti


Perokok jangan berlebih-lebihan, supaya tidak termasuk golongan pemboros bin mubadzir. Selain itu jangan sampai menjadikan berhala baru , Tuhan Sembilan Senti judul puisi Pak Taufik Ismail.

Hanya di Indonesia rokok itu "BERMASYARAKAT" 
Di Kediri beberapa tempat rutin mengadakan tontonan yang disponsori pabrik rokok mulai Diskotik, cafe, dan juga kalangan Kampus tak mau ketinggalan. Misalnya tiap malam minggu di halaman parkir UNP .
Sedikit data dari status  Facebook  Mas Agung Pribadi  :
Penerimaan cukai rokok sekitar Rp 70 triliun pada tahun 2011, dan tahun 2012 ditargetkan naik menjadi Rp 77 triliun. Jumlah itu jauh lebih kecil dari biaya untuk mengatasi akibat buruk asap rokok. Berdasarkan penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan, tahun 2005, turunnya produktivitas korban rokok, konsumsi rokok, biaya pengobatan, rawat jalan menimbulkan kerugian makro ekonomi Rp 245,41 triliun. Saat penelitian itu dilaksanakan, cukai rokok Rp 55,9 triliun.

Di Kota Kediri ada pabrik rokok raksasa truk pengangkutnya rata-rata punya ban sepuluh. Setiap hari truk-truknya mengirim rokok ke luar kota. Truk dengan 10 ban memuat rokok setara dengan truk tanki 10 ban yang memuat 16.000 liter bensin. Harga rokok premium sebungkus lebih mahal dari seliter bensin.
Kita tak bisa menghitung dengan pasti sopirnya saja belum tentu tahu jumlah rokok yang diangkutnya.

sumber: kisahislami.com

Penulis : aku kasih tahu ~ Sebuah blog yang menyediakan berbagai macam informasi

Artikel Rokok dan Kehidupan ini dipublish oleh aku kasih tahu pada hari Minggu, 14 Oktober 2012. Semoga artikel ini dapat bermanfaat.Terimakasih atas kunjungan Anda silahkan tinggalkan komentar.sudah ada 0 komentar: di postingan Rokok dan Kehidupan
 

0 komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih Komentarnya.....