Topan Husain. Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Indonesia. Tampilkan semua postingan

Kutu rambut kepala - Pediculus Capitis - Tumo

Mendengar cerita dari sang adik kalau temen kuliahnya ada yang kena kutu rambut (tumo) jadi keinget masa lalu. Maklum gan ane bener-bener orang desa tuleen. 
Kutu rambut kepala (pediculus capitis) atau yang sering orang Jawa sebut "TUMO" adalah serangga parasit, yang mendapat makanan dari menghisap darah dari kulit kepala. Dari gigitannya terasa sangat gatal gan... ini karena air liurnya yang mengandung zat kimia. Sehingga terasa panas di kulit kepala dan serasa hanya akan hilang jika digaruk. MANTAPPPP.
Kembali ke masa  lalu gan, ane yang dibesarkan di keluarga yang tidak mampu suatu yang lumrah jika di rambut kepala ternyata bersemayam kutu-kutu. Di rambut yang hitam kemerah-merahan (mirip pirang) agak samar bintik-bintik putih, nah ini yang banyak orang sebut"LINGSO" (telur kutu rambut). Mirip kaya ketombe tapi susah rontoknya, perlu disisir pake suri gan. Biar rontok semua itu telur sekaligus rambutnya. Botak deh lohhh.
Tapi karena seiring berkembangnya jaman, sudah banyak macam dan merek shampo. Dari serbuk-cair, dari sachet-botol sekarang malah tambah lagi conditioner mantaplah sudah. Sekarang komunitas TUMO-TUMO ini bahkan bisa dibilang punah (tinggal menunggu waktu). Sekarangg saja seminggu sekalli pada KRIMBAT REBONDIING KRAMAS SPESIAL uhhh langsung mampus tuh kutu-kutu sialan. Tapi entah dari mana asalnya tetap sampai sekarang masih ditemukan itu TUMO di segelintir orang. Ibu apotek sebelah aja curhat kok kalo banyak yang nyari peditoc pembasmi kutu.
Tapi ane yakin semua rakyat Indonesia tercinta pasti rjin keramas, miinmal seminggu 1x dah (cowo gak masalah, rambut cuma  dikit) pasti tuh kutu punah dari perredaan bumi....
cukup sekian agan-agan n sista, salam hangat pokoknya.
READMORE
 

Foto-foto lucu

Berfoto-Ria

Salam jumpa sahabat blogger
ni ane dah lama kagak update nih, mumpung lagi niat nuli ni ya. ane mau kasih hasil jepretan ane, maklum lg belajar pake CAMDIG pinjeman wakakakakakakaka

Ingat gan, kebersamaan itu nano-nano......
rame rasanya
READMORE
 

t=v1+v2 Untuk Meningkatkan Traffic Blog

Meningkatkan Traffic Blogg tanpa promosi ke sana kemari ternyata bisa lhoo gan,,... ni aku kasih tahu  caranya.
sebenarnya sih nggak sengaja nemy ane pas browsing gitu, trus nemu nih postingan. Langsung saja ane terapkan di blogg ane nih. kalau mau, bisa dicoba kok gan.
Monggo dibaca dan dihayati!!!!!

--------------- Copy mulai disini------------------
t=v1+v2 Untuk Meningkatkan Traffic Blog

Mohon baca baik-baik lalu terapkan dengan benar!
Sebuah filosofi mengatakan "Honesty is The Best Policy (Kejujuran adalah politik/strategi terbaik)". Inilah yang akan kita buktikan. Apakah konsep kejujuran bisa kita olah menghasilkan traffic dan popularity yang lebih hebat dari konsep rumit para expert webmaster atau pakar SEO..?... Saya yakin bisa asal konsep ini di jalankan dengan benar..., bila ini di terapkan pada web anda sesuai ketentuan maka:

Web sobat akan kebanjiran traffic pengunjung secara luar biasa hari demi hari, tanpa perlu repot-repot memikirkan SEO atau capek-capek promosi keberbagai tempat di dunia internet.


Web sobat akan kebanjiran backlink secara luarbiasa hari demi hari, tanpa perlu repot-repot berburu link keberbagai tempat di dunia internet.


Jika Albert Einstein memakai persamaan e = mc2 untuk menggabungkan potensi masa dan kecepatan cahaya untuk menghasilkan energi nuklir yang luar biasa itu, maka kita akan memakai persamaan t = v1 + v2 untuk menggabungkan potensi web saya dan web anda untuk menghasilkan traffic dan popularity yang luar biasa pula.

Jika Einstein menggunakan atom plutonium dan uranium untuk membuat bom nuklir, maka kita menggunakan kejujuran dan ketepatan untuk membuat bom traffic dan popularity ini.

Yang perlu anda lakukan adalah ikuti langkah-langkah berikut :

  1. Buat posting artikel seperti posting saya ini, atau copy-paste posting ini dari kalimat "Copy mulai disini" sampai kalimat "Selesai", dan juga diberi berjudul : Cara Meningkatkan Traffik Blog Memakai Rumus t=v1+v2".
  2. Selanjutnya copy atau buat KALIMAT SAKTI yang ada di bawah nomor 3 ini lalu pasang di web anda pada bagian yang paling mudah dilihat pengunjung, misalnya di bagian atas sidebar
  3. Pindahkan atau ganti link atau alamat url posting (disini-1) dengan alamat url anda dan (disini-2) dengan alamat postingan URL saya, untuk mengetahui alamat URL posting saya dan posting yang anda buat adalah bisa dengan meng-klik judul/title posting yang kita buat ini lalu copy address bar nya.

    Berikut tulisan "KALIMAT SAKTI" yang perlu anda pasang di bagian web anda (setelah di ganti link url-nya sesuai ketentuan di atas) :

    "Ingin meningkatkan traffic pengunjung dan fopularity blog anda secara cepat dan tak terbatas...?Serahkan pada saya .saya akan melakukannya untuk anda Gratis..!!  klik  DISINI-1 dan DISINI-2"

    Jadi setelah KALIMAT SAKTI ini diletakan di web anda maka: jika pengunjung meng-klik link disini-1akan menuju link posting anda, dan jika meng-klik disini-2 akan menuju link posting saya...dan seterusnya kan terus terjadi mata rantai yang tak terputus seperti itu...
  4. Selesai, siapkan counter tracker dan pengecek link misalnya sitemeter dan technorati untuk melihat hasil banjir traffic dan linkback web anda.

Apa itu t = v1 + t2 ?

t = Jumlah traffic yang akan di peroleh web anda dalam suatu hari
v1 = Jumlah pengunjung web anda dalam suatu hari
v2 =Jumlah pengunjung yang dimiliki v1 (pengunjung dari pengunjung web anda) dalam suatu hari.

Traffic:

Misalnya, web saya ini atau web anda dalam sehari memiliki rata-rata pengunjung 50 orang.., dan semuanya menerapkan konsep kita ini (KALIMAT SAKTI) dengan benar, dan dari 50 orang itu masing-masing memiliki 50 orang pula pengunjung dari blog-nya , maka web kita akan berpeluang di kunjungi 50 ditambah 50 x 50 orang pada hari itu = 2550 orang , dan akan berpeluang terus meningkat pula hari demi hari ,karena setiap hari selalu ada pengunjung baru di dunia internet, setiap hari juga ada blogger atau web baru di dunia internet...BUKTIKAN


Popularity:

Misalnya, web kita memiliki pengunjung 50 orang dalam suatu hari, dan semuannya menerapkan konsep ini , maka dalam hari itu web anda akan mendapatkan 100 linkback ke web anda, yaitu sebuah link pada KALIMAT SAKTI dan sebuah link pada link saya di kalikan 50. dan akan berpeluang meningkat terus hari demi hari....
Kenapa perlu di buat link link anda dan link saya pada posting...?

...hal ini untuk menjaga keabadian link kita, karena seperti kita tau link pada posting lebih kecil kemungkinannya terhapus....

Bisakah kita berbuat tidak fair atau tidak jujur menyabotase konsep ini, misalnya "menghilangkan semua link asal" lalu di isi dengan web/blog kita sendiri...? ....Bisa, dan konsep ini tidak akan menjadi maksimal untuk membuktikan Kejujuran adalah strategi/politik terbaik.....Tapi saya yakin bahwa kita semua tak ingin menjatuhkan kredibilitas diri sendiri dengan melakukan tindakan murahan seperti itu..

PESAN SAYA :
ANDA HARUS JUJUR DENGAN MENGISI "DISINI-1" DENGAN LINK ANDA DAN "DISINI-2" DENGAN LINK SAYA.

[/] Demo : LIHAT YANG TERPASANG DIBLOG INI

-----------------------S E L E S A I -----------------------------------
SEKIAN GAN,,, SEMOGA MEMBANTU,,,,,, 
JANGAN LUPA, KOMEN-KOMEN DUIKITLAH YAAAA
READMORE
 

Berjilbab Bukan Sekedar Keharusan tetapi Adalah Hak Setiap Wanita

Kesaksian Sandrina Malakiano, Mantan Penyiar MetroTV, Terkait Jilbab

Sejak memutuskan untuk berjilbab, sosok Sandrina Malakiano tak lagi membawakan berita, Ia menghilang. Metro TV tempat ia bekerja dikecam karena melarang Sandrina Malakiano mengenakan jilbab pada saat siaran, meskipun Sandrina sudah memperjuangkannya selama berbulan-bulan dengan mengajak jajaran pimpinan level atas Metro TV berdiskusi panjang. Larangan inilah, alasan Sandrina keluar dari Metro TV.
(Curhat dari seorang Sandrina Malakiano dari Facebook-nya Sandrina Malakiano Fatah)
Setiap kali sebuah musibah datang, maka sangat boleh jadi di belakangnya sesungguhnya menguntit berkah yang belum kelihatan. Saya sendiri yakin bahwa ” sebagaimana Islam mengajarkan ” di balik kebaikan boleh jadi tersembunyi keburukan dan di balik keburukan boleh jadi tersembunyi kebaikan.
Saya sendiri membuktikan itu dalam kaitan dengan keputusan memakai hijab sejak pulang berhaji di awal 2006. Segera setelah keputusan itu saya buat, sesuai dugaan, ujian pertama datang dari tempat saya bekerja, Metro TV.
Sekalipun tanpa dilandasi aturan tertulis, saya tidak diperkenankan untuk siaran karena berjilbab. Pimpinan Metro TV sebetulnya sudah mengijinkan saya siaran dengan jilbab asalkan di luar studio, setelah berbulan-bulan saya memperjuangkan izinnya. Tapi, mereka yang mengelola langsung beragam tayangan di Metro TV menghambat saya di tingkat yang lebih operasional. Akhirnya, setelah enam bulan saya berjuang, bernegosiasi, dan mengajak diskusi panjang sejumlah orang dalam jajaran pimpinan level atas dan tengah di Metro TV, saya merasa pintu memang sudah ditutup.
Sementara itu, sebagai penyiar utama saya mendapatkan gaji yang tinggi. Untuk menghindari fitnah sebagai orang yang makan gaji buta, akhirnya saya memutuskan untuk cuti di luar tanggungan selama proses negosiasi berlangsung. Maka, selama enam bulan saya tak memperoleh penghasilan, tapi dengan status yang tetap terikat pada institusi Metro TV.
Setelah berlama-lama dalam posisi yang tak jelas dan tak melihat ada sinar di ujung lorong yang gelap, akhirnya saya mengundurkan diri. Pengunduran diri ini adalah sebuah keputusan besar yang mesti saya buat. Saya amat mencintai pekerjaan saya sebagai reporter dan presenter berita serta kemudian sebagai anchor di televisi. Saya sudah menggeluti pekerjaan yang amat saya cintai ini sejak di TVRI Denpasar, ANTV, sebagai freelance untuk sejumlah jaringan TV internasional, TVRI Pusat, dan kemudian Metro TV selama 15 tahun, ketika saya kehilangan pekerjaan itu. Maka, ini adalah sebuah musibah besar bagi saya.
Tetapi, dengan penuh keyakinan bahwa Allah akan memberi saya yang terbaik dan bahwa dunia tak selebar daun Metro TV, saya bergeming dengan keputusan itu. Saya yakin di balik musibah itu, saya akan mendapat berkah dari-Nya.
Hikmah Berjilbab

Benar saja. Sekitar satu tahun setelah saya mundur dari Metro TV, ibu saya terkena radang pankreas akut dan mesti dirawat intensif di rumah sakit. Saya tak bisa membayangkan, jika saja saya masih aktif di Metro TV, bagaimana mungkin saya bisa mendampingi Ibu selama 47 hari di rumah sakit hingga Allah memanggilnya pulang pada 28 Mei 2007 itu. Bagaimana mungkin saya bisa menemaninya selama 28 hari di ruang rawat inap biasa, menungguinya di luar ruang operasi besar serta dua hari di ruang ICU, dan kemudian 17 hari di ruang ICCU?
Hikmah lain yang saya sungguh syukuri adalah karena berjilbab saya mendapat kesempatan untuk mempelajari Islam secara lebih baik. Kesempatan ini datang antara lain melalui beragam acara bercorak keagamaan yang saya asuh di beberapa stasiun TV. Metro TV sendiri memberi saya kesempatan sebagai tenaga kontrak untuk menjadi host dalam acara pamer cakap (talkshow) selama bulan Ramadhan.
Karena itulah, saya beroleh kesempatan untuk menjadi teman dialog para profesor di acara Ensiklopedi Al Quran selama Ramadhan tahun lalu, misalnya. Saya pun mendapatkan banyak sekali pelajaran dan pemahaman baru tentang agama dan keberagamaan. Islam tampil makin atraktif, dalam bentuknya yang tak bisa saya bayangkan sebelumnya. Saya bertemu Islam yang hanif, membebaskan, toleran, memanusiakan manusia, mengagungkan ibu dan kaum perempuan, penuh penghargaan terhadap kemajemukan, dan melindungi minoritas.
Saya sama sekali tak merasa bahwa saya sudah berislam secara baik dan mendalam. Tidak sama sekali. Berjilbab pun, perlu saya tegaskan, bukanlah sebuah proklamasi tentang kesempurnaan beragama atau tentang kesucian. Berjibab adalah upaya yang amat personal untuk memilih kenyamanan hidup. 
Berjilbab adalah sebuah perangkat untuk memperbaiki diri tanpa perlu mempublikasikan segenap kebaikan itu pada orang lain. Berjilbab pada akhirnya adalah sebuah pilihan personal. Saya menghormati pilihan personal orang lain untuk tidak berjilbab atau bahkan untuk berpakaian seminim yang ia mau atas nama kenyamanan personal mereka. Tapi, karena sebab itu, wajar saja jika saya menuntut penghormatan serupa dari siapapun atas pilihan saya menggunakan jilbab.
Hikmah lainnya adalah saya menjadi tahu bahwa “fundamentalisme” bisa tumbuh di mana saja. Ia bisa tumbuh kuat di kalangan yang disebut puritan. Ia juga ternyata bisa berkembang di kalangan yang mengaku dirinya liberal dalam berislam.
Tak lama setelah berjilbab, di tengah proses bernegosiasi dengan Metro TV, saya menemani suami untuk bertemu dengan Profesor William Liddle ” seseorang yang senantiasa kami perlakukan penuh hormat sebagai sahabat, mentor, bahkan kadang-kadang orang tua ” di sebuah lembaga nirlaba. Di sana kami juga bertemu dengan sejumlah teman, yang dikenali publik sebagai tokoh-tokoh liberal dalam berislam. 
Saya terkejut mendengar komentar-komentar mereka tentang keputusan saya berjilbab. Dengan nada sedikit melecehkan, mereka memberikan sejumlah komentar buruk, sambil seolah-olah membenarkan keputusan Metro TV untuk melarang saya siaran karena berjilbab. Salah satu komentar mereka yang masih lekat dalam ingatan saya adalah, Kamu tersesat. Semoga segera kembali ke jalan yang benar.
Saya sungguh terkejut karena sikap mereka bertentangan secara diametral dengan gagasan-gagasan yang konon mereka perjuangkan, yaitu pembebasan manusia dan penghargaan hak-hak dasar setiap orang di tengah kemajemukan.
Bagaimana mungkin mereka tak faham bahwa berjilbab adalah hak yang dimiliki oleh setiap perempuan yang memutuskan memakainya? Bagaimana mereka tak mengerti bahwa jika sebuah stasiun TV membolehkan perempuan berpakaian minim untuk tampil atas alasan hak asasi, mereka juga semestinya membolehkan seorang perempuan berjilbab untuk memperoleh hak setara? Bagaimana mungkin mereka memiliki pikiran bahwa dengan kepala yang ditutupi jilbab maka kecerdasan seorang perempuan langsung meredup dan otaknya mengkeret mengecil?
Bersama suami, saya kemudian menyimpulkan bahwa fundamentalisme “mungkin dalam bentuknya yang lebih berbahaya” ternyata bisa bersemayam di kepala orang-orang yang mengaku liberal.
***
Catatan: Pada Mei 2006, keputusan yang sulit pun akhirnya ia ambil. Sandrina resmi keluar dari stasiun televisi itu. 

sumber: kisahislami.com
READMORE
 

Rokok dan Kehidupan

Berhala Baru Tuhan Sembilan Senti


Perokok jangan berlebih-lebihan, supaya tidak termasuk golongan pemboros bin mubadzir. Selain itu jangan sampai menjadikan berhala baru , Tuhan Sembilan Senti judul puisi Pak Taufik Ismail.

Hanya di Indonesia rokok itu "BERMASYARAKAT" 
Di Kediri beberapa tempat rutin mengadakan tontonan yang disponsori pabrik rokok mulai Diskotik, cafe, dan juga kalangan Kampus tak mau ketinggalan. Misalnya tiap malam minggu di halaman parkir UNP .
Sedikit data dari status  Facebook  Mas Agung Pribadi  :
Penerimaan cukai rokok sekitar Rp 70 triliun pada tahun 2011, dan tahun 2012 ditargetkan naik menjadi Rp 77 triliun. Jumlah itu jauh lebih kecil dari biaya untuk mengatasi akibat buruk asap rokok. Berdasarkan penelitian Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan, tahun 2005, turunnya produktivitas korban rokok, konsumsi rokok, biaya pengobatan, rawat jalan menimbulkan kerugian makro ekonomi Rp 245,41 triliun. Saat penelitian itu dilaksanakan, cukai rokok Rp 55,9 triliun.

Di Kota Kediri ada pabrik rokok raksasa truk pengangkutnya rata-rata punya ban sepuluh. Setiap hari truk-truknya mengirim rokok ke luar kota. Truk dengan 10 ban memuat rokok setara dengan truk tanki 10 ban yang memuat 16.000 liter bensin. Harga rokok premium sebungkus lebih mahal dari seliter bensin.
Kita tak bisa menghitung dengan pasti sopirnya saja belum tentu tahu jumlah rokok yang diangkutnya.

sumber: kisahislami.com
READMORE
 

Rumah Unik Suku Wae Rebo (Indonesia)

rumah adat Mbaru Niang
Setiap suku dan adat istiadat pasti memiliki rumah tradisional masing masing nah di sebuah desa  di Flores terdapat sebuah suku bernama Wae Rebo yang memiliki rumah adat terunik se Indonesia.
Suku ini terletak di desa Wae Rebo yang bisa ditempuh 4 jam perjalanan darat dari Ruteng dengan medan berkelok menuju Desa Dintor. Dari Dintor, trek langsung menanjak. Melewati pematang sawah dan jalan setapak dari Sebu sampai Denge. Tak sampai di situ, perjalanan masih berlanjut menuju Sungai Wae Lomba. Barulah setelah sungai itu, Anda akan tiba di Desa Wae Rebo.
Rumah adat Unik
Nah di desa ini kamu akan menemui kehidupan suku Wae Rebo yang masih sangat alami, jika kamu berkunjung ke desa ini maka kamu akan melihat rumah adat suku ini yang sangat unik rumah adat suku Wae Rebo disebut Mbaru Niang. Rumah adat Mbaru Niang ini sangat unik berbetuk kerucut dan memiliki 5 lantai setiap lantainya memiliki ruangan dengan fungsi yang berbeda beda.
rumah adat
Pada lantai pertama rumah ini yang disebut lutur atau tenda akan di gunakan oleh sipemilik rumah untuk melakukan aktifitas sehari hari. Lantai kedua yang disebut lobo, adalah tempat menyimpan bahan makanan atau barang. Latai ketiga yang disebut lentar, adalah tempat menyimpan benih tanaman untuk bercocok tanam. Lantai empat, disebut lempa rae, adalah tempat menyimpan stok cadangan makanan yang berguna saat hasil panen kurang banyak. Sedangkan pada lantai kelima yang terdapat di puncak rumah digunakan untuk menyimpan aneka sesajian si pemilik rumah.
Rumah adat Mbaru Niang ini jika dilihat sekilas maka akan mirip seperti rumah adat rumah adat suku Dani di Papua-red). Namun, bentuk kerucut di Mbaru Niang lebih mendominasi bangunan dengan atap yang hampir menyentuh tanah. Aatap yang digunakan rumah adat Mbaru Niang ini mengunakan daun lontar.
Jika kamu mengunjungi rumah adat ini maka si pemiliki rumah tidak akan ragu untuk mengajak kamu masuk kedalam rumah nya untuk melihat lihat keunikan rumah suku mereka.



sumber: http://palingseru.com
READMORE
 

Habitat Rusak Orang Utan Menggelandang ke Pemukiman


FOTO: Miris Melihat Orang Utan Ini Di Hutan Tak ada Tempat, Di Kampung Warga, Orangutan Di Usir Dukun


Merasa sudah tak memiliki habitat lagi, satu individu orangutan jantan (Pongo pygmeius), masuk ke sebuah pemukiman penduduk di kawasan kebun rakyat di daerah Parit Wak Dongkak, Desa Wajok Hilir, Kecamatan Siantan, Kabupaten Pontianak, Kalimantan Barat. Masuknya Pongo pygmeius tersebut ke perkampungan, ternyata membuat para warga resah. Ketakutan terhadap orangutan yang memanjat di sebuah pohon, membuat warga berupaya keras untuk mengusirnya.
Selama bebearapa hari warga terus berupaya untuk menurunkan serta mengusir orangutan yang diperkirakan berusia 13-15 tahun itu dari pohon, mulai dari menembakkan peluru bius sebanyak tiga kali, dilempari petasan, bahkan warga juga sempat membakar pohon kelapa yang menjadi pijakannya. Tak hanya sebatas petasan, dan bius, warga juga berupaya dengan memanggil seorang Dukun agar dapat menurunkan si orangutan. Sang Dukun kemudian melakukan ritual atau semacam selamatan . Para warga pun ikut membantu sang Dukun dengan mengumpulkan daun siri, rokok dan telur ayam kampung. Setelah empat hari berada diatas pohon, barulah si Pongo pygmeius itu menyerah dan turun dari pohon. Warga percaya, turunnya orangutan tersebut berkat jampi-jampi dari sang Dukun yang membuat hewan itu melemah. Mengetahui kondisi orangutan yang lemah, para warga pun kembali menembaknya dengan tembakan bius yang akhirnya membuat orangutan itu menjatuhkan diri dari pohon.


Kondisi orangutan ketia berada di tanah cukup parah, banyak luka bakar di sekujur tubuhnya. Pertolongan medispun datang dari anggota Tim Rescue sesaat setelah jatuh dari pohon. Dan Orangutan itu saat ini dibawa ke Markas Manggala Agni Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat. Tak hanya BKSDA, evakuasi juga dilakukan oleh beberapa lembaga lain seperti WWF Kalimantan Barat, International Animal Rescue (IAR) Ketapang, Yayasan Titian.

Menurut Hermayani Putera, manajer WWf KalBar, kemunculan orangutan ini merupakan hal mengejutkan. Mengingat wilayah desa itu cukup dekat dengan Kota Pontianak. Perkampungan Wajok hanya berjarak sekitar 13 kilometer dari Pontianak. “Ini menunjukkan bahwa keterancaman dari sisi habitat orangutan sudah semakin kuat, orangutan semakin terdesak dan masuk ke tempat penduduk. Ini berpotensi konflik,” jelasnya. Menurut salah seorang warga, penyebab orangutan memasuki permukiman warga adalah karena habitat aslinya mengalami perluasan perkebunan kelapa sawit dan hutan tanaman industri (HTI) serta menjadi korban pembalakan liar hutan.

Sumber Artikel: FOTO: Miris Melihat Orang Utan Ini Di Hutan Tak ada Tempat, Di Kampung Warga, Orangutan Di Usir Dukun | Anak Muda http://anaxmuda.blogspot.com/2012/08/foto-miris-melihat-orang-utan-ini-di.html#ixzz24pe1IBzd

http://anaxmuda.blogspot.com/
READMORE
 

TV Online


cara pasang klik disini
READMORE
 

iki lho kaos apik

READMORE
 

Wong nDeso

READMORE
 

Iwan Fals

Berkritik Musik 


Sebelumnya matur nuwun sudah menyempatkan membaca artikel ane ini. 
langsung pokoknye ye......Karena ane penggemarnya Iwan Fals, so suatu kebanggaan bisa nge-tag atau mublikasikan salah satu karyanya…….
            Jika agan-agan mau download, tak kasih linknya aje ye……
Wkwkwkwkwk
Monggo……………………………….

* Kumenanti Seorang Kekasih.mp3
* Surat Buat Wakil Rakyat.mp3
*Mata indah Bola Pingpong.mp3
*Guru Oemar Bakrie.mp3
Mimpi yang Terbeli. mp3
Tikus-tikus Kantor.mp3
Galang Bambu Anarki.mp3
 
 download tuh lagu ya, nikmati mawon sepuasnya...
READMORE